Fakta Tuhan Palsu (Manusia Yg Mengaku Tuhan) dalam Surah Al-Ikhlas

Fakta Tuhan Palsu (Manusia Yg Mengaku Tuhan) dalam Surah Al-Ikhlas

Akhir-akhir ini banyak sekali manusia yang mengaku dirinya tuhan, mulai dari raja fir’aun hingga keturunannya. Walaupun begitu banyak manusia yang mengaku dirinya tuhan, kita sebagai umat muslim janganlah mempercayainya karena mereka adalah tergolong orang-orang yang durhaka. Saya sendiri telah mengobservasi dan menganalisa orang-orang yang mengaku tuhan, akan tetapi menghasilkan NOL.

Guys marilah kita bersama-sama menganalisa orang-orang yang mengaku tuhan dengan mengomper  firman Allah satu saja yaitu : SURAH AL-IKHLAS.

  1. Qul huwa allahu ahadun : dialah allah, yang maha (Esa). Tuhan itu hanyalah satu dan tidak berpasangan, tetapi di dunia ini banyak orang yang mengaku dirinya tuhan dari ini saja mereka sudah mustahil untuk dipercaya, disamping itu, orang non islam mengatakan bahwa tuhan itu ada tiga, berarti pendapat ini tidak falid karena tuhan itu Esa (tunggal atau satu)
  2. Allaahu shamadu : allah adalah tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain, seperti membutuhkan makanan, minuman, kerjasama, bisniss, tekhnologi, butuh istirahat, tidur dll. Sedangkan tuhan sebaliknya dibutuhkan oleh manusia, maka dari itu jangan sekali-kali mengaku dirinya tuhan.

  1. Lam yalid walam yuuladu : dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan : manusia dilahirkan dari rahim seorang wanita sebagai penerus. Mereka mempunyai ibu bapak dan juga mempunya anak serta cucu, sedangkan tuhan itu Esa (tunggal atau satu) yang tidak beranak dan tidak peranakkan.
  2. Walam yakun lahu kufuwan ahadun : dan tidak seorangpun yang setara dengan dia :

Manusia banyak mengaku dirinya tuhan padahal dia juga makan nasi sama seperti kita. Mereke bodoh, pintar, malas, rajin, susah dan lain-lain.

 

Advertisements

Kata-kata Bijak

Confidence isn’t everything, but confidence is the way to achieve everything (Pd itu bukanlah segalanya tapi Pd itu adalah cara untuk meraih segalanya.